Sejarah Singkat
Lembaga ini berdiri pada 5 Juni 2013 dari kegiatan kecil sekelompok warga Rungkut, Surabaya, yang lelah melihat saluran air di kampungnya tersumbat sampah rumah tangga setiap musim hujan. Kegiatan itu bermula sebagai kerja bakti bulanan, lalu berkembang menjadi kesepakatan memilah sampah dari rumah, dan akhirnya menjadi satu bank sampah unit yang melayani lima puluh keluarga.
Setelah tiga tahun berjalan, permintaan pendampingan datang dari kampung-kampung sekitar. Kelompok ini kemudian dikukuhkan menjadi lembaga berbadan hukum melalui akta pendirian Nomor 33 tanggal 5 Juni 2013 agar bisa bekerja sama secara resmi dengan pemerintah kelurahan, sekolah, dan pelaku usaha. Nama AsiaTogel Bina Usaha Lingkungan dipilih untuk menegaskan dua hal yang sejak awal dikerjakan bersamaan, yaitu membina usaha warga dan menjaga lingkungannya.
Hingga 2026, lembaga bekerja di delapan belas desa dan kelurahan, mendampingi tiga puluh enam bank sampah unit, dan membantu warga menjalankan usaha daur ulang serta pengomposan berskala kampung. Fokus kerja tidak berubah sejak awal, yaitu memastikan sampah berhenti menjadi beban dan mulai menjadi sumber penghasilan bagi yang mengelolanya.
Visi dan Misi
Visi
Terwujudnya masyarakat yang mengelola sampahnya sendiri secara mandiri dan menjadikannya sumber penghidupan yang layak tanpa merusak lingkungan tempat mereka tinggal.
Misi
- Mendampingi warga membangun dan menjalankan bank sampah unit yang tertib catatan dan berkelanjutan.
- Menumbuhkan usaha daur ulang dan pengomposan yang dikelola kelompok warga.
- Menyediakan pelatihan, panduan, dan pendampingan teknis yang mudah diikuti oleh siapa pun.
- Menghubungkan produk warga dengan pembeli, pengepul, dan pasar yang adil harganya.
- Mendorong kerja sama antara warga, pemerintah desa, sekolah, dan pelaku usaha dalam penanganan sampah.
Nilai Kerja
| Nilai | Wujud dalam Pekerjaan Sehari-hari |
|---|---|
| Mendampingi, Bukan Menggantikan | Warga tetap menjadi pengelola dan pengambil keputusan; pendamping hanya membantu proses. |
| Terbuka | Catatan berat sampah, harga, dan keuangan kelompok dapat dilihat oleh seluruh anggota. |
| Sederhana | Alat, catatan, dan cara kerja dibuat agar bisa dijalankan tanpa peralatan mahal. |
| Setara | Perempuan, lanjut usia, dan penyandang disabilitas mendapat tempat yang sama dalam kepengurusan. |
| Bertahan Lama | Program dinilai berhasil bila tetap berjalan setelah pendampingan berakhir. |
Struktur Pengurus
Kepengurusan lembaga dipilih melalui musyawarah anggota setiap tiga tahun. Susunan pengurus periode 2025 sampai 2028 adalah sebagai berikut.
| Jabatan | Nama | Bidang Tanggung Jawab |
|---|---|---|
| Ketua Pengurus | Hartono Wijaya | Arah kerja lembaga dan hubungan kelembagaan |
| Sekretaris | Rina Marlina | Administrasi, dokumentasi, dan pelaporan |
| Bendahara | Sulastri Handayani | Keuangan lembaga dan pertanggungjawaban dana |
| Koordinator Program | Bagas Prakoso | Bank sampah, pengomposan, dan pendampingan usaha |
| Koordinator Pelatihan | Nur Aisyah | Kurikulum pelatihan dan penyusunan modul |
| Koordinator Lapangan | Yusuf Ramadhan | Pendampingan harian di desa dan kelurahan |
Wilayah Kerja
Wilayah kerja lembaga meliputi delapan belas desa dan kelurahan yang tersebar di empat kecamatan. Pemilihan wilayah didasarkan pada tiga hal, yaitu jumlah sampah yang belum terkelola, kesediaan warga membentuk kelompok, dan dukungan pemerintah desa atau kelurahan setempat.
| Kecamatan | Jumlah Desa dan Kelurahan | Bank Sampah Unit | Tahun Mulai |
|---|---|---|---|
| Rungkut | 6 | 14 | 2013 |
| Gunung Anyar | 4 | 8 | 2017 |
| Sukolilo | 5 | 9 | 2020 |
| Mulyorejo | 3 | 5 | 2023 |
Capaian Sampai 2026
- 36 bank sampah unit aktif dengan 1.420 nasabah terdaftar.
- 248 usaha warga didampingi, 174 di antaranya masih berjalan hingga kini.
- Rata-rata 12 ton sampah terpilah diterima bank sampah induk setiap bulan.
- 9 modul dan panduan teknis disusun dan dibagikan secara bebas.
- 62 pelatihan diselenggarakan dengan total 1.980 peserta.
Sumber Pendanaan
Pendanaan lembaga berasal dari iuran anggota, bagi hasil penjualan sampah terpilah di bank sampah induk, hibah program dari pemerintah daerah, serta kerja sama dengan pelaku usaha dalam kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan. Seluruh penerimaan dan pengeluaran dilaporkan dalam laporan keuangan tahunan yang dapat diunduh pada halaman Publikasi.